Pesanan Dalam Negeri Terus Mengalir, Ekspor Xpander Ditunda

24/01/2018| Mobilmo.com

Model baru multi purpose vehicle (MPV) Mitsubishi Xpander yang dirakit di kawasan industri GIIC, Deltamas, Bekasi, Jawa Barat selain ditujukan untuk memenuhi pasar lokal sedianya ditujukan pula untuk pasar ekspor dengan kapasitas tahunan sebesar 20.000 unit. Rencana awalnya ekspor Xpander tersebut bakal tertuju ke negara-negara di kawasan ASEAN mulai awal tahun 2018.

Perakitan Xpander di pabrik Cikarang

Namun, melihat pesanan pasar dalam negeri terus mengalami pertumbuhan di luar dugaan, rencana ekspor tersebut harus ditunda. Berapa lama waktu tundanya belum ada kepastian. Pihak Mitsubishi hanya memberikan perkiraan paling cepat ekspor Xpander bakal dilakukan pertengahan tahun, itupun masih akan melihat situasi dan kondisi pasar dalam negeri. "Paling lama kita akan mulai ekspor pertengahan tahun ini," tutur Irwan Kuncoro selaku Director of Sales & Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI) di sela-sela peresmian dealer baru mobil penumpang PT Sun Star Prima Motor Siliwangi Bekasi, Jawa Barat, Selasa (23/1/2018). Baca : Dongkrak Penjualan, Mitsubishi Buka Dealer Baru Di Bekasi Untuk saat ini, fokus utama Mitsubishi adalah merampungkan pengiriman unit Xpander pada konsumen yang telah melakukan pemesanan dari sejak tahun 2017 lalu.

Pengunjung Xpander GIIAS 2017

Seperti diketahui, Mitsubishi Xpander yang merupakan merek baru di segmen low MPV mengalami booming yang cukup luar biasa dan  tak terduga bahkan oleh pihak Mitsubishi sendiri. Diluncurkan pada hari pembukaan pameran otomotif GIIAS Agustus 2017 di BSD City Tangerang Xpander hanya ditargetkan terjual 3.000 hingga 5.000 unit saja per bulan. Tapi pasar berkata lain. Pesanan terus berdatangan jauh melebihi target yang dicanangkan. Hingga Januari 2018, tercatat lebih dari 50.000 unit Xpander dipesan oleh konsumen dalam negeri. Walhasil, pengiriman jadi tersendat. Baca : Pesanan Xpander Lebih Dari 50.000 Unit, Varian Ultimate Paling Lama Antrenya Upaya untuk mempercepat pengiriman unit terus dilakukan oleh Mitsubishi. Selain kapasitas produksi yang ditingkatkan hingga dua kali lipat dan mengurangi porsi produksi model lain, kali Mitsubishi menyatakan penundaan ekspor Xpander ke pasar mancanegara.

Deretan Unit Xpander siap dikirim

Untuk rencana ekspor Xpander pada beberapa bulan kedepan, sasaran pertama adalah pasar Filipina. Irwan menganggap konsumen Filipina memiliki karakter yang sama dengan Indonesia, yaitu lebih menyukai kendaraan multi fungsi atau multi purpose vehicle (MPV) ketimbang sedan atau yang lain. "Untuk komposisinya bagaimana saya tidak begitu tahu. Setelah itu, akan ditujukan kepada negara-negara lain," tutur Irwan. Setelah Filipina negara lain yang menjadi tujuan ekspor Xpander adalah Thailand, Malaysia, Mesir hingga Amerika Latin. Baca : Tahun 2018 Penjualan Mobil Diprediksi Makin Ketat

International