Ingin Membeli Mobil Niaga Bekas? 6 Hal Ini Harus Di Cek

02/11/2019 | Arfian Alamsyah

Usaha yang Anda lakukan memang harus didukung dengan strategi yang matang. Salah satunya adalah dengan melengkapi sarana dan prasarana usaha Anda. Membeli mobil niaga adalah salah satu strategi yang harus disiapkan ketika hendak melakukan ekspansi usaha. Sayangnya, tak semua mobil niaga kini dapat diperoleh dengan harga murah. Berikut ini kami akan berikan kiat membeli mobil niaga dalam keadaan bekas.

>>> Ini pendapat kami mengenai Suzuki Carry Pick Up Diesel yang hanya satu unit di Indonesia

1. Ketahui Kebutuhan

Gambar menunjukkan Mahindra Scorpio Pikap Single Cabin berwarna putih

Kenali kebutuhan Anda sebelum menentukan mobil niaga apa yang akan dibeli

Pertama yang harus Anda ketahui adalah mengetahui kebutuhan Anda. Sesuaikan mobil dengan jenis usaha yang Anda lakukan. Karena nantinya ini akan sangat berpengaruh pada budget pengadaan mobil niaga.

>>> Pabrikan pikap ini juga peduli masalah sosial

2. Perhatikan Kondisi Sasis

Gambar menunjukkan sasis mobil Mahindra Scorpio Pikup

Pastikan sasis tidak bengkok, ada sambungan atau bahkan keropos

Letak kekuatan mobil niaga atau mobil yang digunakan untuk usaha adalah pada sasisnya. Sasis mobil niaga berfungsi sebagai penopang beban. Pastikan mobil niaga yang Anda incar tidak bengkok atau keropos sasisnya.

>>> Keuntungan ini akan Anda dapatkan jika mengandalkan armada bermesin diesel

3. Cek Kondisi Bak

Gambar menunjukkan bak angkut mobil pick up

Jika Anda mengincar mobil bak terbuka, pastikan kondisi bak angkutnnya baik

Ketiga yang harus dilakukan adalah mengecek kondisi bak. Kondisi bak angkut pada mobil bak atau mobil pick up vital keberadaannya. Karena bagua inilah yang akan digunakan untuk usaha Anda. Pastikan kondisinya baik.

>>> Berani coba mobil niaga asal India ini? Ia akan membawa hoki dengan biaya operasional rendah

4. Periksa Bagian Suspensi

Gambar menunjukkan ban dan pelek Mahindra Scorpio Pikap

Tak ada masalah dengan suspensi merupakan sebuah nilai plus

Bagian suspensi tak kalah pentingnya dalam sebuah mobil niaga. Sebab mobil niaga juga mengandalkan konstruksi suspensi untuk menunjang kekuatannya. Pastikan bagian ini tidak ada bocor atau rusak.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

5. Cek Surat-Surat

Gambar menunjukkan DFSK Super Cab dan Suzuki New Carry berwarna putih

Anda wajib memastikan surat-surat KIR di mobil niaga asli dan masih berlaku

Belakangan ini sedang marak buku KIR palsu. Anda harus waspada akan hal ini, sebab buku KIR adalah surat-surat yang menunjukkan kelayakkan jalan mobil niaga yang Anda incar. Pastikan lengkap dan original.

>>> Keuntungan ini akan didapat apabila Anda mempercayakan Suzuki Carry sebagai armada bisnis Anda

6. Lakukan Tes Jalan

Gambar menunjukkan Test drive DFSK Super Cab

Jangan lupa untuk melakukan tes jalan ya

Terakhir yang harus Anda lakukan ketika mengincar mobil niaga dalam keadaan bekas adalah melakukan tes jalan. Sebab mobil akan perusahaan Anda mencari pundi-pundi rupiah, pastikan tak ada masalah ketika digunakan.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • 13/11/2019 | Abdul

    Telat Bayar Pajak, Begini Cara Menghitung Denda Pajak Mobil Di Tahun 2019

    Membayar pajak menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan setiap tahunnya. Sangat disarankan untuk membayar tepat waktu karena jika terlambat maka pemilik harus membayar denda pajak mobil. Memang tidak dipungkiri bahwa ada beberapa yang tidak membayar pajak, namun untuk pembahasan kali ini tidak mengacu pada mereka yang tidak ingin bayar pajak.

  • 01/11/2019 | Arfian Alamsyah

    Ingin Punya Mobil Koleksi? Begini Cara Mengecek Mobil "Bahan"

    Mempunyai barang kesukaan atau mungkin kesayangan memang bisa jadi keinginan semua orang. Tak terkecuali mobil koleksi. Namun, mencari mobil koleksi juga punya trik tersendiri. Begini cara mengecek mobil "bahan"

  • 21/10/2019 | Fatchur Sag

    Modifikasi Mobil Tidak Lapor, Asuransi Ogah Tanggung Kerusakan

    Modifikasi mobil memberi nilai tambah dari sisi penampilan. Namun di sisi lain modifikasi bisa mempengaruhi klaim asuransi saat memicu kecelakaan atau menimbulkan kerusakan.