Ini Alasan Wuling Confero Dibanderol Sangat Murah Di Kelasnya

08/11/2017| Mobilmo.com

Setelah menjadi teka-teki banyak kalangan, harga Confero dan Confero S akhirnya resmi diumumkan. Duo perdana mobil Low MPV buatan PT. SAIG General Motor Wuling  (SGMW) Indonesia atau Wuling Motor Indonesia ini dibanderol mulai Rp 128,8 juta rupiah hingga Rp 162,9 juta OTR Jakarta.

Meski mendapat banyak penilaian bahwa pemberian harga yang cukup rendah dibanding MPV tujuh penumpang yang lain adalah hanya sebagai strategi pemasaran, menurut presiden PT. SGWM Motor Indonesia, Xu Feiyun justru tidak demikian. Menurutnya Xu Feiyun, Presiden SGMW Motor Indonesia,  ada beberapa faktor yang menjadi alasan sehingga Wuling Motor Indonesia berani melepas dengan harga sangat terjangkau. Yang paling utama karena Wuling Motor Indonesia menerapkan strategi cost effesiensi yang tinggi sehingga biaya produksi bisa ditekan semaksimal mungkin. "Kami bukan menggunakan strategi harga rendah, tapi kami pakai strategi cost efisien yang lebih tinggi, maksudnya produk kami lebih bagus, lebih lengkap tapi harganya lebih bisa dijangkau konsumen," papar Xu Feiyun setelah memberikan pengumuman resmi harga Wuling Confero di Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2017 lalu. Selain menekan biaya produksi, ada juga hal lain yang membuat harga Wuling Confero dan Wuling Confero S berani bersaing. Dia menjelaskan tiga langkah penting perusahaan hingga bisa meluncurkan dua produk perdanya sekaligus dengan harga terjangkau.

1. Dari segi desain

Desain Confero sudah dipasarkan terlebih dahulu di China dan cukup mendapat respon yang positif karena sudah terjual hingga tiga juta unit. Di Indonesia, Wuling Confero mengalami banyak perubahan. Tujuannya agar desain lebih hemat, biaya produksi juga hemat.

Mobil Wuling Confero S

"Pertama dari segi desainnya, untuk model tersebut sudah ada desain dari China dan sudah dijual di China sebanyak tiga juta unit. Kami sudah banyak melakukan perubahan, dan perubahan itu ditujukan agar lebih hemat biayanya, desainnya lebih hemat," sambungnya.

2. Segi lokalilasi produksi

Kedua; segi lokalilasi produksi. Confero dan Confero S keduanya diproduksi di Indonesia, yaitu di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Perusahaan juga memprioritaskan suplier dari Indonesia guna menyediakan berbagai macam suku cadang yang dibutuhkan. "Kedua dari segi lokalisasi, sebab kami perusahaan otomotif di Indonesia jadi kami mencari suplier dari Indonesia untuk menyediakan sukucadang. Saat ini sudah 56 persen sukucadang lokal dari Indonesia," lanjutnya. Dan tentu saja, proses manufaktur produksi di Indonesia dinilai sangat efisien. Meski begitu, kualitas hasil produksi tetap dijaga dan diutamakan. Secara kesimpulan pendatang baru asal negeri Tirai Bambu ini memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Perlahan tapi pasti, Wuling Confero mulai menyeruak diantara deretan Low Multi Purpose Vechile (Low MPV) yang lebih dulu mengaspal. Meski hanya menempati kasta paling bawah segmen LMPV, mobil ini patut diperhitungkan. Pasalnya, untuk muatan 7 penumpang, mobil ini dianggap memiliki harga yang paling rendah bila dibandingkan yang lain. Selain itu, Confero S juga dilengkapi berbagai macam fitur baik eksterior, interior, hiburan maupun fitur keamanan dan kenyamanan. Hal ini tentu berpotensi menggoyang pasaran LMPV lain yang sudah merasa nyaman dan damai. Tidak menutup kemungkinan, calon konsumen akan berhitung ulang bila budget mereka tidak cukup dalam, sementara keinginan memiliki mobil keluarga sangat menggebu. Sebagai perbandingan, Honda Mobilio untuk tipe paling murah dijual dengan harga Rp 185,5 juta, untuk Toyota Avanza tipe termurah adalah 189,7 juta, Daihatsu Xenia dijual mulai harga 180,45 juta. Sedangkan untuk Suzuki New Ertiga termurah dibandorol harga Rp 186 juta yaitu tipe Airbag GA sebagaimana dikutip dari situs resminya.