Tidak Goyah Pendirian, Ignis Terbaru Tetap AGS Meski Datsun Cross Sudah CVT

30/01/2018| Mobilmo.com

Suzuki masih bertahan pada transmisi AGS meski kompetitor mulai menggunakan CVT.

Awal tahun 2018 ini, dua model baru hadir di pasar Indonesia. Pertama Suzuki Ignis Sport Edition (SE) dan kedua Datsun Cross. Bila Ignis SE merupakan varian baru dari Ignis yang telah mengaspal duluan sejak April 2017, Datsun Cross adalah model baru crossover yang benar-benar baru. Cross adalah model ketiga merek Datsun yang dipasarkan di Indonesia setelah Go Panca dan Go+ Panca. Keduanya memang berbeda dari berbagai sisi. Tapi, yang banyak disorot oleh para pemerhati otomotif adalah penyematan transmisi pada kedua model baru tersebut.

Seorang model berpose di samping Suzuki Ignis Sport Edition saat peluncuran, 26 Januari 2018

Suzuki Indonesia atau PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih bertahan pada penggunaan transmisi Auto Gear Shift (AGS) pada Ignis, termasuk Ignis Sport Edition yang diluncurkan Jum’at, 26 Januari 2018. Sedangkan Datsun Cross, sekali diluncurkan pada Kamis, 18 Januari 2018 langsung menggunakan transmisi paling terkini, continously variable transmission ( CVT). Transmisi ini memungkinkan perpindahan rasio gigi perseneling lebih lembut, tapi tetap punya performa. Baca : Saat disinggung mengenai hal ini, Donny Saputra selaku Marketing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan kalau pemakaian transmisi AGS pada Ignis, termasuk varian Sport Edition sudah dipertimbangkan masak-masak melalui riset mendalam. AGS juga merupakan bagian dari strategi fitur. Selama ini strategi tersebut diklaim mampu menyedot perhatian pasar dan mendorong respon positif dari para konsumen. Penjualan Ignis juga sukses mendominasi pasar city car di Indonesia.

Suzuki Ignis merah di pameran GIIAS 2017

“Kami percaya, hasil jualan kami tidak mungkin bohong. Jadi menurut kami AGS baik diterima di pasar Indonesia,” tutur Donny kepada media di sela-sela peluncuran varian baru Ignis Sport Edition, Jumat (26/1/2018). Keberanian kompetitor mengusung transmisi CVT untuk model terbarunya diapresiasi oleh Donny. Namun hal itu tidak akan membuat Suzuki goyah pendirian dan tetap yakin kalau AGS masih bisa bersaing dengan yang lain. Apakah Suzuki menutup pintu untuk CVT? Tentu tidak. Suzuki tetap memperhatikan kondisi pasar dan tetap mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan transmisi terbaru tersebut secara mendalam, sebab tidak menutup kemungkinan di masa mendatang banyak feed back dari para konsumen yang membuat Suzuki harus meninggalkan AGS dan beralih ke CVT. “Jadi kami masih menggunakan AGS. Bahkan kalau tidak salah, transmisi yang kami miliki itu secara biaya operasional akan lebih murah. Tentunya kami masih studi terkait transmisi, dan melihat respon pasar,” kata Donny.

Dashboard Ignis Sport Edition

Baca :

International