Diam-diam Bus Rakitan Lokal Sudah Lama Merambah Pasar Dunia

19/02/2018| Mobilmo.com

Diam-diam dan jarang diekspos media, bus rakitan lokal ternyata sudah merambah pasar dunia. Adalah Laksana, perusahaan karoseri yang bergerak dibidang perakitan kendaraan roda empat sudah melakukannya sejak lama. Bermarkas di kota Ungaran Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Karoseri Laksana sudah menjual bus rakitannya ke Fiji, negara kepulauan di selatan Samudera Pasifik sejak tahun 2008 dengan total sebanyak 170-an unit. "Kira-kira 10 tahun lalu, sampai sekarang total yang sudah di ekspor 170-an unit," tutur Director Karoseri Laksana, Iwan Arman, kepada media, di Ungaran, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

LAKSANA LEGACY SR2 XHD PRIME - Bus terbaru rakitan karoseri Laksana Ungaran

Jenis bus yang dikirim ke Fiji kebanyakan adalah bus untuk angkutan wisata atau jenis bus turis. Kalau di Indonesia mirip dengan bus AKAP (antar kota antar provinsi) "Macam-macam. Atau bus antar kota antar provinsi," imbuh Stefan Arman selaku Technical Head Manager, Karoseri Laksana. Perusahaan karoseri yang telah berumur 40 tahun tersebut terus berupaya melakukan ekspansi ekspor merambah pasar dunia berbagai negara. Saat ini, kata Iwan, pihak Laksana sedang dalam tahap negosiasi dengan negara-negara yang minat dengan bus rakitan Laksana, salah satunya adalah Bangladesh. Baca : Ulang Tahun ke 40, Karoseri Laksana Perkenalkan Produk Baru All New Tourista

All New Tourista Laksana

Negara ini mengaku tertarik dengan bus rakitan Karoseri Laksana. Pembicaraan baru dimulai. Artinya belum pasti membuahkan kesepakatan atau belum 100 persen pasti deal. Selain proses perizinan yang lama, biaya-biaya tambahan yang lain juga jadi hambatan tersendiri. "Ya ini dalam proses ngurus izinnya," tutur Iwan. Oleh karena itu, mengenai berapa unit yang bakal dikirim ke Bangladesh, Iwan belum bisa memastikan. Namun dirinya yakin kalau memang terjadi kesepakatan, unit yang dikirim bakalan banyak. "Mestinya banyak, dan kebetulan yang rekomendasi dari Scania, dia diler Scania juga di sana, dia sudah ninjau ke sini juga," terangnya.

Transjakarta produksi Laksana

Baca :

International